RANGKUMAN SISTEM DIGITAL
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum Wr. Wb.
Hai Teman - Teman..!! Perkenalkan nama Saya Reyhan Adi Saputra, Saya Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dari jurusan Teknik Informatika
Jika kamu tertarik dengan Universitas saya silahkan akses link berikut :
Kali ini saya akan memberikan rangkuman dari hasil Praktikum Sistem Digital yang saya sudah buat
Semoga rangkuman bermanfaat untuk kita semua
POKOK BAHASAN 1
PENGENALAN GERBANG LOGIKA DASAR
1. Gerbang AND
Gerbang AND memerlukan 2 atau lebih Masukkan (Input) untuk menghasilkan hanya 1 keluaran (Output) Logika jika semua masukkan (Input) bernilai Logika 1 dan akan menghasilkan Keluaran (Output) Logika 0 jika salah satu dari masukkan (Input) bernilai Logika 0. Rangkaian AND dinyatakan sebagai Z=A*B atau Z=AB(tanpa simbol)
Simbol Gerbang AND
Gerbang OR memerlukan 2 atau lebih masukkan (input) untuk menghasilkan hanya 1 keluaran (output), gerbang OR akan menghasilkan keluaran (output) 1 jika salah satu dari masukkan (input) bernilai logika 1 dan jika ingin menghasilkan keluaran (output) logika 0. Maka semua masukan (input) harus bernilai logika 0. Rangkaian OR dinyatakan sebagai Z=A+B.
Simbol Gerbang OR
3. Gerbang NOT (interver)
Gerbang NOT hanya memerlukan sebuah masukkan (Input) untuk menghasilakan hanya 1 keluaran (Output). Gerbang NOT disebut juga interver (pembalik) karena menghasilkan keluaran (Output) yang berlawanan (kebalikan) dengan masukkan atau inputannya. Berarti jika kita ingin mendapatkan keluaran (Output) dengan nilai logika 0 maka input atau masukkan bernilai logika 1. Rangkaian NOT dinyatakan sebagai Z=Ā
Simbol Gerbang NOT
4. Gerbang NAND (NOT AND)
Arti NAND adalah NOT AND atau bukan AND, gerbang NAND merupakan kombinasi dari gerbang AND dan gerbang NOT yang menghasilkan kebalikan dari keluaran (Output) gerbang AND. Gerbang NAND akan menghasilkan keluaran logika 0 apabila semua masukkan (Input) pada logika 1 dan jika terdapat sebuah input yang bernilai logika 0 maka akan menghasilkan keluaran (Output) logika 1.
Simbol Gerbang NAND
5. Gerbang NOR (NOT OR)
Arti NOR adalah NOT OR atau BUKAN OR, gerbang NOR merupakan kombinasi dari gerbang OR dan gerbang NOT yang menghasilkan kebalikan dari keluaran (Output) gerbang OR. Gerbang NOR akan menghasilkan keluaran logika 0 jika salah satu dari masukkan (Input) bernilai logika 1 dan jika ingin mendapatkan keluaran logika 1, maka semua masukkan (Input) harus bernilai logika 0.
Simbol Gerbang NOR
X-OR adalah singkatan dari Exclusive OR yang terdiri dari 2 masukkan (Input) dan 1 keluaran (Output) Logika. Gerbang X-OR akan menghasilkan keluaran (Output) Logika 1 jika semua masukan-masukkannya (Input) mempunyai nilai logika yang berbeda. Jika nilai logika Inputanya sama, maka akan memberikan hasil keluaran logika 0.
Seperti gerbang X-OR, gerbang X-NOR juga terdiri dari 2 masukkan (Input) dan 1 keluaran (Output). X-NOR adalah singkatan dariExclusive NOR dan merupakan kombinasi dari gerbang X-OR dan gerbang NOT, gerbang X-NOR akan menghasilkan keluran (Output) logika 1 jika semua masukkan atau inputanya bernilai logika yang sama dan akan menghasilkan keluaran (Output) logika 0 jika semua masukkan atau inputnya bernilai logika yang berbeda. Hal ini merupakan kebalikan dari gerbang X-OR (Exclusive OR).
Simbol Gerbang X-NOR
POKOK BAHASAN 2
PERSAMAAN BOOLEAN & PENYEDERHAANAAN RANGKAIAN LOGIKA (MENGGUNAKAN METODE (K-MAP)
- Aljabar BooleanAljabar Boolean memuat variabel dan symbol operasi untuk gerbang logika. Simbol yang digunakan pada aljabar Boolean adalah: (.) untuk AND, (+) untuk OR, dan ( ) untuk NOT. Rangkaian logika merupakan gabungan beberapa gerbang, untuk mempermudah penyelesaian perhitungan secara aljabar dan pengisian table kebenaran digunakan sifat-sifat aljabar Boolean.Dalam aljabar Boolean digunakan 2 konstanta yaitu logika 0 dan logika 1. Etika logika tersebut diimplementasikan kedalam rangkaian logika maka logikan tersebut akan bertaraf sebuah tengangan. Kalua logika 0 bertaraf tengangan rendah (active low) sedangkan logika 1 bertaraf tengangan tinggi (active high). Pada teori-teori aljabar Boolean ini berdasarkan aturan – aturan dasar hubungan antara variabel – variable Boolean.Ø Dalil-dalil Boolean (Boolean postulates)ü P1:X=0 atau X=1ü P2:0.0 = 0ü P3: 1 + 1 = 1ü P4: 0 + 0 = 0ü P5: 1 . 1 = 1ü P6: 1 . 0 = 0 . 1 = 0ü P7: 1 + 0 = 0 + 1 = 1Ø Theorem Aljabar Booleanü T1: Commutative Lowo A + B = B + Ao A . B = B . Aü T2: Associative Lawa. (A + B) + C = A + (B + C)b. (A . B) . C = A . (B . C)ü T3: Distributive Lawa. A . (B + C) = A . B + A . Cb. A + (B . C) = (A + B) . (A + C)ü T4: Identity Lawa. A + A = Ab. A . A = Aü T5: Negation Lawa. (A’) = Ab. (A’) = Aü T6: Redundant Lawa. A + A . B = Ab. A . (A + B) = Aü T7: 0 + A = A1 . A = A1 + A = 10 . A = 0ü T8: A’ + A = 1A’ . A = 0ü T9: A + A’ . B = A + BA . (A’ + B) = A. Bü T10: De Morgan’s Theorema. (A + B)’ = A’ . Bb. (A . B)’ = A’ + B
- K-Map
POKOK BAHASAN 3
MULTILEVEL NAND DAN NOR
PEMBAHASAN
NAND
Diketahui sebuah persamaan logika sebagai berikut:
Selesaikan persamaan tersebut hanya dengan gerbang NAND saja.
Jawab :
Kalau persamaan awal (soal) kita buatkan rangkaian digitalnya, maka akan
terlihat rangkaian seperti berikut :
Rangkaian asal
Pada gambar di atas dapat kita lihat bahwa rangkaian terdiri dari satu buah
gerbang NOT, dua buah gerbang AND dan dua buah gerbang OR. Ini artinya
kita harus membeli tiga macam IC yaitu AND, OR dan NOT, tetapi tidak semua
gerbang yang ada dalam IC tersebut terpakai dalam rangkaian.Artinya adalah
kita sudah melakukan pemubaziran (membuang sia-sia)gerbang lainnya, padahal
kita sudah beli dan banyak memakan tempat.Setelah penyederhanaan dengan
menggunakan persamaan logika di atas kita dapat membuat rangkaian logika
baru dengan gerbang NAND saja yang kalau kita gambarkan rangkaiannya
seperti berikut :
Rangkaian NAND saja
Dengan cara diatas terlihat kita hanya menggunakan IC NAND untuk membangun
sebuah rangkaian yang berfungsi sama. Ini berarti kita sudah bisa menghemat uang
dan tempat.
Selesaikan persamaan tersebut dengan mengunakan gerbang NOR saja.
Jawab :
Rangkaian asalnya adalah :
Rangkaian asal
Sedangkan rangkaian setelah dirubah ke bentuk NOR saja adalah sebagai
berikut :
Rangkaian NOR saja
Dari gambar terlihat bahwa dengan membuat rangkaian menjadi berbentuk NOR saja kita tetap hanya membutuhkan dua buah IC saja yang terpakai semuanya (tidak mubazir atau terbuang).
POKOK BAHASAN 4
RANGKAIAN ARITMATIKA DIGITAL
POKOK BAHASAN 5
ENKODER DAN DEKODER
ENKODER
Encoder adalah rangkaian yang berfungsi untuk mengkodekan data input menjadi data bilangan dengan
format tertentu.
1. Rangkaian gerbang logika encoder 4 – 2 berikut ini :
2. Sambungkan terminal input dengan Interactive Input dan terminal output dengan LED
3. Jalankan program
4. Amati dan catat output terhadap kombinasi keadaan input.
INPUT | Y1 | Y2 |
0 | 0 | 1 |
1 | 1 | 0 |
2 | 0 | 0 |
3 | 1 | 1 |
1. Rangkailah gerbang logika decoder 2 – 4 berikut ini :
2. Sambungkan terminal input dangan Interactive Input dan Terminal output dengan LED
3. Jalankan program
4. Amati dan cata output terhadapat kombinasi keadaan input
INPUT | OUTPUT | ||||
A | B | Y1 | Y2 | Y3 | Y4 |
0 | 0 | 1 | 0 | 0 | 0 |
0 | 1 | 0 | 1 | 0 | 0 |
1 | 0 | 0 | 0 | 1 | 0 |
1 | 1 | 0 | 0 | 0 | 1 |
POKOK BAHASAN 6
MULTIPLEKSER DAN DEMULTIPLEKSER









Komentar
Posting Komentar