RANGKUMAN PRAKTIKUM ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN
Bismillahirrahmanirrahim
Assalamualaikum Wr. Wb.
Hai Teman - Teman..!! Perkenalkan nama Saya Reyhan Adi Saputra, Saya Mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dari jurusan Teknik Informatika
Jika kamu tertarik dengan Universitas saya silahkan akses link berikut :
Kali ini saya akan memberikan rangkuman dari hasil Praktikum Algoritma dan Pemrograman yang saya sudah buat dengan materi tentang Bahasa Pemrograman C++
Semoga rangkuman bermanfaat untuk kita semua
POKOK
BAHASAN 1
Input/Output dan Jenis Data
Setiap
program C++ mempunyai bentuk umum seperti di bawah, yaitu:
#
prepocessor directive
void main ()
{
// Batang Tubuh Program Utama
}
Penjelasan :
1. Include
Adalah
salah satu pengarah prepocessor directive yang tersedia pada C++.
Preprocessor
selalu dijalankan terlebih dahulu pada saat proses kompilasi terjadi. Bentuk
umumnya :
#
include <nama_file>
tidak
diakhiri dengan tanda semicolon, karena bentuk tersebut bukanlah suatu bentuk
permyataan,
tetapimerupakan prepocessor directive. Baris tersebut
menginstrusikan
kepada kompiler yang menyisipkan file lain dalam hal ini file yang
berakhiran
.h (file header) yaitu file yang berisi sebagai deklarasi contohnya:
# include <iostream.h> _ :diperlukan pada program yang melibatkan
objek cout
# include <conio.h> :
diperlukan bila melibatkan clrscr(),yaitu perintah
untuk membersihkan layar.
# include <iomanip.h>_ :diperlukan
bila melibatkan setwOQ yang bermanfaat
untuk mengatur lebar dari suatu tampilan data.
2.Fungsi main ()
Fungsi
ini menjadi awal dan akhir eksekusi program C++. main adalah nama
judul
fungsi. Melihat bentuk seperti itu dapat kita ambil kesimpulan bahwa batang
tubuh program utama berada didalam fungsi main( ). Berarti dalam setiap
pembuatan program
utama, maka dapat dipastikan
seorang pemrogram menggunakan minimal sebuah fungsi.
Pembahasan lebih lanjut mengenai
fungsi akan diterangkan kemudian. Yang sekarang
coba ditekankan adalah kita
menuliskan program utama kita didalam sebuah
fungsi main().
3.
Komentar
Komentar tidak pernah dicompile
oleh compiler. Dalam C++ terdapat 2 jenis
komentar, yaitu:
Jenis 1 : /* Komentar anda
diletakkan di dalam ini Bisa mengapit lebih dari satu baris
*/
Jenis 2 : // Komentar anda
diletakkan disini ( hanya bisa perbaris )
4.Tanda
Semicolon
Tanda semicolon “ ; ” digunakan
untuk mengakhiri sebuah pernyataan. Setiap
permyataan hams diakhiri dengan
sebuah tanda semicolon.
5.
Mengenal cout(dibaca : C out)
Pernyataan cout merupakan sebuah
objek di dalam C++, yang digunakan untuk
mengarahkan data ke dalam standar
output (cetak pada layar)
Contoh :
Tanda “ << “ merupakan
sebuah operator yang disebut operator “‘penyisipan/peletakan”’
POKOK
BAHASAN 2
STRUKTUR PEMROGRAMAN PENCABANGAN
1. Pencabangan tunggal : IF
Pencabangan ini digunakan untuk membuat pernyataan pengkondisian.
sebagai contoh: if (kondisi) {
2. Pencabangan ganda : IF-ELSE
Statment ini sama dengan statment percabangan tunggal, asal saja di pencabangan ganda ini memiliki 2 pernyataan pengkondisian.
sebagai contoh : if (kondisi 1.1) {
}
else (kondisi 1.2) {
}
3. Pencabangan bertingkat : IF-ELSE-IF
Dalam pencabangan bertingkat ini memiliki pernyataan pengkondisian yang berbeda, maksudnya yaitu if pertama memiliki kondisi sendiri dan if yang kedua memiliki kondisi yang berbeda lagi. if (kondisi 1.1) {
}
else (kondisi 1.2) {
}
if (kondisi 2.1) {
}
POKOK
BAHASAN 3
STRUKTUR PEMROGRAMAN : LOMPATAN & KALANG
Sebuah
/ kelompok instruksi diulang untuk jumlah pengulangan tertentu. Baik yang
terdifinisikan sebelumnya ataupun tidak.
Struktur pengulangan
terdiri atas dua bagian :
1. Kondisi pengulangan
yaitu ekspresi boolean yang harus dipenuhi untuk
melaksanakan pengulangan
2. Isi atau badan
pengulangan yaitu satu atau lebih
pernyataan (aksi) yang akan
diulang.
Perintah atau notasi
dalam struktur pengulangan adalah :
1.
Pernyataan while
2.
Pernyataan do..while
3.
Pernyataan for
4.
Pernyataan continue dan break
5.
Pernyataan goto
1.
PERNYATAAN while
Pernyataan
while merupakan salah satu pernyataan yang berguna untuk memproses suatu
pernyataan atau beberapa pernyataan beberapa kali. Pernyataan while
memungkinkan statemen-statemen yang ada didalamnya tidak diakukan sama sekali.
Bentuk Umumnya :
while
(kondisi)
{
Pernyataan ;
}
2.
PERNYATAAN do...while
Pernyataan
do...while mirip seperti pernyataan while, hanya saja pada do...while
pernyataan yang terdapat didalamnya minimal akan sekali dieksekusi.
Bentuk Umumnya :
do
{
pernyataan
;
}
while(kondisi);
3.
PERNYATAAN for
Pernyataan
for digunakan untuk menghasilkan pengulangan(looping)
beberapa kali tanpa
penggunaan kondisi apapun. Pada umumnya looping yang dilakukan oleh for telah
diketahui batas awal, syarat looping dan perubahannya.
Pernyataan
for digunakan untuk melakukan looping. Pada umumnya
looping yang dilakukan
oleh for telah diketahui batas awal, syarat looping dan
perubahannya. Selama
kondisi terpenuhi, maka pernyataan akan terus dieksekusi.
Bentuk Umumnya :
for
(inisialisasi ; kondisi ; perubahan)
{
Statement;
}
4.
PERNYATAAN continue dan break
Pernyataan
break akan selalu terlihat digunakan bila menggunakan pernyataan
switch.Pernyataan inijuga digunakan dalam loop. Bila pernyataan im dieksekusi,
maka akan mengakhiri loop dan akan menghentikan itrasi pada saat tersebut.
5.
PERNYATAAN go to
Pernyataan goto,
diperlukan untuk melakukan suatu lompatan ke suatu pernyataan
berlabel yang ditandai
dengan tanda “ : “.
Bentuk Umumnya :
Go
to bawah;
pernyataan|
;
pernyataan2;
bawah
: pernyataan 3;
POKOK
BAHASAN 4
STRUKTUR PEMROGRAMAN: KALANG
1. Memutus kalang: BREAK & CONTINUE
Untuk struktur pemrograman break ini digunakan untuk memberhentika program sesuai dengan perintah yang telah dimasukkan pada script.
Dan untuk contiue ini sendiri dugunakan untuk melanjutkan statment program yang telah dibuat.
2. Kalang FOR untuk perulangan
Statment ini berfungsi untuk membuat program perulangan (diulang-ulang). Contohnya kita memilikibanyak pernyataan dan pernyataan tersebut diulang ulang secara terus menerus sesuai berapa banyak yang diperintahkan.
3. Kalang FOR bertingkat: Tabel perkalian
Statment ini sama dengan statment diatas, asal saja ini menggunakan beberapa perintah perulangan.
POKOK BAHASAN 5
VARIABEL LARIK : MATRIKS & STRINGS
Contoh Operasi pada string:
Kutak-katik nama
#include
<stdio.h>
#include
<iostream.h>
#include
<string.h>
main ()
{
Char nama[80],
nama2[80], tulisan[80];
int panjang,
posisi;
cout <<
"Input nama = ";
gets (nama);
strcepy(tulisan,"Halo
");
cout <<
strcat(tulisan,nama) << endl;
if (strcmp (nama,
"Keyla") == 0) {
cout <<
"Namamu Keyla kan" << endl; }
else {
cout <<
"Namamu bukan Keyla" << endl; }
panjang =
strlen(nama)j;
cout <<
"panjang namamu " << panjang << endl;
posisi =
strcspn(nama,"z");
if (posisi <
panjang) {
cout <<
"Huruf z pada posisi " << posisi
<< endl; }
else {
cout <<
"Tidak ada huruf z nya" << endl; }
strcpy(nama2,nama);
cout <<
strupr(nama2) << endl;
cout <<
striwr(nama2) << endl;
cout <<
strrev(nama2) << endl;
cout <<
strset(nama2,'x') << endl;
}
Script Yang Benar:
#include
<stdio.h>
#include
<iostream>
#include
<string.h>
using namespace
std;
main ()
{
char nama[80],
nama2[80], tulisan[80];
int panjang,
posisi;
cout <<
"Input nama = ";
gets (nama);
strcpy(tulisan,"Halo
");
cout <<
strcat(tulisan,nama) << endl;
if (strcmp (nama,
"Keyla") == 0) {
cout <<
"Namamu Keyla kan" << endl; }
else {
cout <<
"Namamu bukan Keyla" << endl; }
panjang = strlen(nama);
cout <<
"panjang namamu " << panjang << endl;
posisi =
strcspn(nama,"z");
if (posisi <
panjang) {
cout <<
"Huruf z pada posisi " << posisi
<< endl; }
else {
cout <<
"Tidak ada huruf z nya" << endl; }
strcpy(nama2,nama);
cout <<
strupr(nama2) << endl;
cout <<
strlwr(nama2) << endl;
cout <<
strrev(nama2) << endl;
cout <<
strset(nama2,'x') << endl;
}
Output:
Jalankan
program di atas dan jelaskan kegunaan dari fungsi berikut ini: strlenQ),
strcpy(Q),strcat(), strcemp(),strlen(), strespn(), strupr(), strlwr(),
strrev(), dan strset()
Jawab:
strlen()
=
Bentuk format strlen(const char *s)
Fungsi menghitung panjang
string s
strcpy()
=
Bentuk format strcpy(char *dest, const char *src)
Fungsi mengkopi string src
ke dest
strcat()
=
Bentuk format strcat (char*dest, const char*src)
Fungsi menambahkan kopian
src ke bagian akhir dest
strcmp()
=
Bentuk format strcmp(const char*s1, const char*s2)
Fungsi melakukan
perbandingan s1 dengan s2
strcspn()
=
Bentuk format strcspn (const char *s1, const char *s2)
Fungsi menemukan bagian
awal string s1 yang mengandung s2
strupr()
=
Bentuk format strupr(const char *s)
Fungsi mengubah string
menjadi huruf KAPITAL (uppercase)
strlwr()
=
Bentuk format strlwr(const char *s)
Fungsi mengubah string
menjadi huruf biasa/kecil (lowercase)
strrev()
=
Bentuk format strrev(const char *s)
Fungsi
membalik semua karakter string, jadi huruf terakhir menjadi awal
strset()
=
Bentuk format strset(const char *s, int ch)
Fungsi menset semua
karakter dalam s ke ch
Gantilah
baris:
gets (nama);
menjadi:
Cin >> nama;
Apakah efeknya pada waktu program dijalankan?
Jawab:
tidak
memberikan efek saat program dijalankan, artinya keduanya memiliki fungsi yang
sama. Perbedaannya gets hanya bisa digunakan untuk operasi string, tetapi cin
dapat digunakan secara umum
Script Yang Benar:
#include
<stdio.h>
#include
<iostream>
#include
<string.h>
using namespace
std;
main ()
{
char nama[80],
nama2[80], tulisan[80];
int panjang,
posisi;
cout <<
"Input nama = ";
cin >>nama;
strcpy(tulisan,"Halo
");
cout <<
strcat(tulisan,nama) << endl;
if (strcmp (nama,
"Keyla") == 0) {
cout <<
"Namamu Keyla kan" << endl; }
else {
cout <<
"Namamu bukan Keyla" << endl; }
panjang =
strlen(nama);
cout <<
"panjang namamu " << panjang << endl;
posisi =
strcspn(nama,"z");
if (posisi <
panjang) {
cout <<
"Huruf z pada posisi " << posisi
<< endl; }
else {
cout <<
"Tidak ada huruf z nya" << endl; }
strcpy(nama2,nama);
cout <<
strupr(nama2) << endl;
cout <<
strlwr(nama2) << endl;
cout <<
strrev(nama2) << endl;
cout <<
strset(nama2,'x') << endl;
}
Output:
POKOK BAHASAN 6
SORTING
(PENGURUTAN)


Komentar
Posting Komentar